Jika saat tidur bayi gelisah,
uring-uringan, menangis, dan terbangun mendadak seperti orang kaget, ini
artinya bayi tidur tak nyenyak. Agar tidurnya berkualitas alias bayi
bisa tidur nyenyak, ibu dan ayah dapat melakukan hal-hal berikut:
1. Kurangi aktivitas dengan kegiatan lebih rileks sekitar 10-15 menit menjelang tidur.
2.
Saat bayi menangis di tengah malam, tenangkan lalu bimbing ia agar mau
tidur kembali. Misal, dengan menepuk-nepuk lembut tubuhnya.
3. Coba
periksa posisi tidurnya, lalu perbaiki. Bayi bisa berteriak atau
menangis karena tidak nyaman dengan posisi tidurnya. Bisa juga lantaran
suasana kamar yang tidak mendukung, siapa tahu si kecil terganggu oleh
suhu kamar yang terlalu panas atau dingin, ada nyamuk yang menggigitnya,
atau popoknya basah. Intinya, pastikan kondisi lingkungan tempatnya
tidur harus kondusif.
4. Jangan membangunkan bayi yang berteriak
atau menangis saat tidur. Tunggu saja sampai ia terbangun sendiri.
Membangunkannya, apalagi dengan mendadak, akan membuatnya menangis lebih
keras.
5. Dekap si kecil dan berbicaralah lembut kepadanya. Meski
dalam kondisi tidur, bayi masih sensitif dengan suara. Katakan, ibu atau
ayah ada di sampingnya, ibu dan ayah mencintainya, atau hal lain yang
menambah kenyamanan si kecil. Ia pasti bisa mendengarnya dan membuatnya
merasa lebih nyaman dalam tidurnya.
KOMPAS.com -
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment